Pengen jadi Adek
Kemaren, tepat 19 tahun menjadi seorang kakak. Karena adik riska satu-satunya genap berusia 19 tahun.
Selama ini, hubungan kita bisa dibilang sangat baik. Walaupun kita sering berantem, beradu mulut, tapi ga ada masalah. Adik riska walaupun cerewet tapi sangat baik dan penyayang. Dan, sangat mengidolakan kakaknya ini.. (huehehe narsis dikit).
Hari ulang tahunnya, ternyata riska diminta “pak bos” untuk ke jakarta. yah terpaksa harus menyiapkan segala sesuatunya sebelum pergi seperti kado dan kue. Kado memang sudah menjadi tradisi keluarga, kalo ada anggota keluarga yang ulang tahun masing-masing biasanya ngasih kado. Kalo kue, menjadi tradisi sejak adek ulang tahun ke -17, dua tahun lalu sejak pertama kali adek mulai ke bandung. Biasanya sih kuenya cuma buat kita berdua. Jadilah malem-malem itu sibuk cari ini dan itu buat si adek. Riska kakak yang baik kan? hehe… walaupun akhirnya, ternyata riska ga jadi ke Jakarta.
Ga tau kenapa, sewaktu adik Riska ulang tahun itu, Riska pengen merasakan menjadi seorang adik. Pengen aja diperhatiin ma seorang kakak (seperti kakaknya adikku
). Pengen jadi yang dimanja dan diayomin bukan sebagai tempat bermanja dan ngayomin.
Sempat bilang ma si adek untuk tukaran panggilan saja selama satu minggu. Cuma panggilan ajaaa.. tapi ditolak mentah – mentah. Hiks. Dia emang dah keenakan jadi adek.
“Mipu”
Alhamdulillah…
Sudah seminggu mengendarai si “Mipu” ( singkatan dari Mio Putih :p). ada beberapa kejadian berkesan di saat- saat awal kebersamaan kami.
Hari pertama, “merasa” kehilangan kunci. Udah panik, jingkrak-jingkrak, dan bolak balik parkiran dan “suatu lab di lantai 3 labtek VIII” (plus bikin ribut di “suatu lab di lantai 3 labtek VIII” tersebut yang penghuninya merasa resah dan gelisah karena merasa tidak bebas dengan kehadiran dirikyu disana), padahal ternyata kuncinya masih nempel di lubang kunci bagasi motor. Ga lucu banget kan??
hari Kedua, nyasar di gang karena salah jalan. Terus, sewaktu mau ke BEC ketinggalan (karena teman yang riska ikutin pake motor ngebut pisan), karena ga ngerti jalan akhirnya muter2 ga jelas, ga bisa kontak sama teman tersebut karena hp riska masih kebawa ma temen yang ningalin itu. Minta sms ma orang di sekitar BEC malah dijutekin
(dikira penipu kali ya –> ga mungkin banget padahal dengan tampang selugu ini kalo riska penipu). Akhirnya satu jam kemudian baru ketemu dengan teman yang bersangkutan.
Sampai saat ini, Riska sama “mipu” masih “backstreet”. Karena sampai sekarang, KTPnya si “Mipu” (STNK maksudnya) belum ada di tangan riska, begitu juga dengan izin bersamanya (SIMku maksudnya belum berhasil dibuat). Mohon doanya teman2 semoga hubungan kami bisa disetujui dan berada di jalur yang benar (halaah).
Alhamdulillah
Alhamdulillah..
Allah masih sayang baget ma riska..
Setelah sekian lama “vakum”, akhirnya diberi kesempatan “kembali” …
Selalu ada tangan-tangan yang bersedia menarik riska kembali
. Tapi tentu aja harus ada sedikit usaha untuk menggapai itu…
Meeting….
Bukit Indah Plaza Hotel Ruang Arjuna
Lokasi terakhir untuk rapat minggu ini..
MInggu ini minggu full rapat, terdengar keren ya ?? walaupun perannya lebih banyak sebagai kacung rapat :p. But, it’s okey banyak ilmunya… insyaAllah
Jadwal dan tempat Rapat:
kamis (29 Mei 2008 ) –> Bandung, Lt.8 Gedung Pusat Bandung
Jumat (30 Mei 2008 ) –> Bandung, Lt.8 Gedung Pusat Bandung
Senin (2 Juni 2008 ) –> Bandung, Lt.8 Gedung Pusat Bandung
Selasa (3 Juni 2008 ) –> Jakarta, Lt.14 Gedung cabang Jakarta
Rabu (4 Juni 2008 ) –> Wisma didekat Taman Safari, Cisarua
kamis (5 Juni 2008 ) –> Wisma didekat Taman Safari, Cisarua
Jumat (6 Juni 2008 ) –> Bukit indah Plaza hotel, Purwakarta.
Kesannya riska jalan-jalan nih… padahal cuma di ruang rapat aja.. dan jalan-jalannya hanya jalan menuju tempat rapat :p.
Nge-blog??
Ternyata “hampir semua” temen riska nge-blog, Jadi pengen ikutan ngeblog. hehe bukannya kebawa mode atau ikut-ikutan sih tapi kalo bagus kenapa nggak. Lumayan buat melatih kebiasaan menulis.
Riska sih berharap dengan blog ini jadinya terbiasa untuk menulis sesuatu dan mengungkapkan apa yang jadi pemikiran riska (walaupun sebenarnya sering males mikir) dan belajar untuk menyampaikan apa yang riska rasakan dan riska alami.
Walaupun sebenarnya ga pede sih untuk dipublish dulu.. Pertanyaannya kalo ga mau dipublish kenapa bikin blog di internet yang bisa diakses siapa aja :p. Whatever lah, yang pasti mulai sekarng mau ikutan nge-blog.
-
Terkini
-
Taut
-
Arsip
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS